Oleh: Shaied Kumar | 30 Juni 2010

Mari Membaca Kembali

ANDAI AL-QUR’AN DAPAT BERBICARA

Bila Al-Qur’an bisa berkata kata….dia akan berkata…
” Waktu engkau masih kanak kanak, kau laksana kawan sejatiku. Dengan wudhu aku kau sentuh dalam keadaan suci. Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari. Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari. Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra.
sekarang engkau telah dewasa … nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku…Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah..?menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu. Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja? sekarang engkau simpan rapi sekali hingga engkau lupa dimana menyimpannya.
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu.Kadangkala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan. Kini aku lebih banyak tersingkir dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian. Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan..
dulu..pagi-pagi…surat-surat yang ada padaku engkau baca beberapa halaman. Sore harinya aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau…sekarang..pagi pagi sambil minum kopi..engkau baca koran pagi dan nonton berita TV. Waktu senggang …..engkau sempatkan baca buku karangan manusia.
sedangkan aku yg berisi ayat ayat yg datang dari Aloh Yang Maha Perkasa. Engkau campakan, engkau abaikan dan engkau lupakan…waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka surahku (Basmalllah). Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi. Tidak ada kaset yang berisi ayat Alloh Swt yang terdapat padaku di laci mobilmu. Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasion radio favoritmu.. Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku.
dimeja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum mulai kerja. Dikomputermu pun kau putar musik favoritmu. Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantun. E-mail temanmu yang ada ayat-ayatku pun kadang kau abaikan. Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu. Benarlah dugaanku bahwa engkau kini benar benar melupakanku. Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV. atau film sinetron dan sinetron laga. Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk. Hanya sekedar menbaca berita murahan dan gambar sampah.
waktupun cepat berlalu …aku menjadi semakin kusam dalam lemari. Mengumpul debu di lapisi abu dan mungkin dimakan kutu. Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali. Itupun hanya beberapa lembar dariku. Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu. Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku. apakah Koran TV, Radio, Komputer, dapat memberimu pertolongan? Bila engkau di kubur sendiriian menunggu sampai kiamat tiba Engakau akan diperiksa oleh para malaikatsuruhan-Nya. Hanya dengan ayat-ayat Alloh yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya.
Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu..Setiap saat berlalu..kuranglah jatah umurmu..Dan akhirnya kubur senantiasa menunggu kedatanganmu. Engau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu. Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu. Bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati..Dikuburmu Aku akan datang sebagai seorang pemuda gagah nan tampan. Yang akan membantu engkau membela diri. Bukan koran yang akan membantumu dari perjalanan di Alam akhirat. Tapi “Qur’an ” kitab sucimu. Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu.
Peganglah aku lagi…bacalah kembali aku setiap hari. Karena ayat ayat yang ada padaku adalah ayat suci yang berasal dari Alloh Swt, Tuhan Yang Maha Mengetahui. Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rosululloh saw. Keluarkanlah segera aku dari lemari atau lacimu..jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku dalam dalam laci mobilmu.letakkan aku selalu d depan meja kerjamu. Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu.
Sentuhlah aku kembali..Baca dan pelajari lagi aku..setiap datangnya pagi dan sore hari seperti dulu..dulu sekali.. Waktu engkau masih kecil, lugu dan polos..Di suarau kecil kampungmu yang damai. Jangan aku engkau biarkan sendiri..Dalam bisu dan sepi…
Maha benar Alloh, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana…

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: